Fitur EIS dan OIS, Pada Kamera Smartphone

Jumat, 25 Mei 2018 : 20.51
Baca Juga

Fitur EIS dan OIS, Pada Kamera Smartphone - Kebutuhan smartphone bagi para penggunanya kini semakin kompleks saja, selain digunakan sebagai media komunikasi kehadiran smartphone digunakan untuk berbagai kebutuhan. Maka pihak produsen smartphone di dunia kian berlomba untuk menghadirkan berbagai teknologi untuk memanjakan para pengguna produknya.

Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus dari para produsen smartphone di dunia belakngan yaitu sektor kamera. Maka tak aneh lagi kalau hasil jepretan dari kamera smartphone sekarang ini makin tajam dan memilki ketajaman warna yang bagus.

Fitur EIS dan OIS, Pada Kamera Smartphone
copyright :jalantikus.com

Untuk lebih memberikan hasil foto yang semakin berkualitas belakangan ini telah disematkan  fitur OIS dan EIS. Namun masih pada jenis gadget  tertentu yang telah dibekali dengan tenkologi kamera yang mumpuni seperti pada smartphone Samsung Galaxy Note 8, Samsung Galaxy S9, Apple iPhone 8 Plus, ThinQ, Apple iPhone X, dan LG G7+ serta masih banyak lagi.

Hadirnya kedua fitur EIS dan OIS pada sektor kamera smartphone tertentu ini mampu menyumbangkan kualitas foto atau video yang semakin tajam dan tidak blur ataupun goyang.

Nah, OIS sendiri merupakan kepanjangan dari Optical Image Stabilization dimana teknologi OIS ini akan mengerakan kamera hingga sejajar pada bidang objek sehingga akan dapat meminimalisir hasil foto blur, walapun penggunanya sedang bergerak. Kinerja OIS ini memanfaatkan fitur gyro sensor yang dapat memberi sinyal pada lensa kamera agar dapat mengikuti objek. Sehingga kamera akan dapat menangkap objek yang pada kondisi bergerak sedikit cepat.

Ada beberapa keunggulan dari smartphone yang pada seketor kameranya memiliki fitur OIS ini diantaranya , tidak adanya degradasi gambar untuk foto ataupun video, memilki kemampuan untuk mengambil foto ataupun video pada kondisi low light dengan hasil maksimal. Kelamahannya yaitu mudah terkurasnya daya baterai smartphone karena fitur OIS menggunakan hardware yang tinggi sehingga memiliki beban yang cukup tinggi pula.

Kemudian, untuk lebih memaksimalkan objek yang ditangkap optic kamera smartphone ini adalah tugas dari EIS. EIS sendiri kepanjangan dari Electronic Image Stabiliation. EIS ini mempunyai tugas untuk melakukan proses perbaikan sinyal digital hasil tangkapan optic kamera. Dengan memanfaatkan Charge Cuopled Device (CCD) yang sudah terintegrasi pada kamera untuk melakukan pemecahan gambar menjadi pecahan bagian kecil lagi.

Selanjutnya EIS ini akan mendeteksi gerakan yang kemudian akan diperbaiki oleh system. EIS sangat berbeda dengan OIS jika di OIS tidak ditemukanya degradasi gambar maka di EIS masih ditemukannya degradasi gambar.

Pada smartphone yang menyematkan kamera beresolusi tinggi seperti pada smartphone Google Pixel 2 XL, Google Pixel XL , dll ini dapat mengatasi adanya gradasi gambar pada EIS.

Sementara untuk smartphone yang menganut fitur EIS mempunyai keunggulan pada adanya beban yang lebih rendah dan harganya pun lebih murah dibanding OIS. Namun sisi kelemahnya akan nampak sekali pada smartphone yang memiliki kamera resolusi  rendah yaitu adanya degradasi warna akan Nampak jelas sekali. Dan juga EIS ini tidak mumpuni dalam kondisi low light.

Pilihan smartphone yang menganut  system EIS atau OIS itu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna tentunya saja !

Share Articles

Saat ini 0 Comments :